Tuesday, July 28, 2015

Materi Elektronika Dasar : Apa itu Tegangan Listrik, ini pengertian dan pembahasannya

Materi Elektronika Dasar : Apa itu Tegangan Listrik, ini pengertian dan pembahasannya - Pembahasan kali ini adalah tentang Tegangan Listrik. Pada artikel sebelumnya kita telah singgung tentang Arus Listrik (Baca:Materi Elektronika Dasar : Pengertian Arus Listrik beserta Contohnya).

Tegangan listrik merupakan gaya listrik yang menggerakaan arus untuk mengalir disepanjang rangkaian rangkaian listrik. Besaran satuan untuk Tegangan Listrik adalah Volt. Simbol yang dipakai Tegangan Listrik V.
Materi Elektronika Dasar : Apa itu Tegangan Listrik, ini pengertian dan pembahasannya

Tegangan listrik adalah perbedaan potensial antara dua titik dalam sebuah rangkaian listrik atau apa itu tegangan listrik. Tegangan listrik biasa disebut dengan voltase (berasal dari kata “Voltage“). Berdasarkan bentuk gelombangnya, tegangan listrik ada dua jenis yaitu tegangan AC (bolak-balik) dan tegangan DC (searah). Baik AC maupun DC keduanya memiliki satuan yang sama yakni Volt (V).

Untuk memahami apa itu tegangan listrik, dapat dianalogikan sebagai air yang mengalir dari ketinggian tertentu seperti pada gambar. Semakin tinggi perbedaan ketinggian maka akan semakin besar arus air yang mengalir. Pada gambar, titik A dan titik B mempunyai beda potensial karena tingginya berbeda, demikian juga dengan titik B dan titik C. Jika tingginya sama maka tidak akan ada perbedaan dan ini dinyatakan tidak ada beda potensial atau 0 (nol) dan tidak akan ada arus yang mengalir.

Pada gambar di atas, beda potensial titik A-C lebih besar dari titik A-B dan B-C karena jaraknya lebih tinggi. Seperti itulah tegangan listrik jika dianalogikan pada sebuah tangki air yang disimpan pada ketinggian tertentu. 

Untuk mengetahui besar kecilnya tegangan listrik dapat menggunakan apa itu tegangan listrik yang disebut dengan Voltmeter. Voltmeter, baik yang sudah digital maupun analog akan menghitung perbedaan potensial antara phasa dan netral jika yang diukur adalah tegangan AC (Alternative Current) dan akan mengukur perbedaan postensial antara kutub positif, ground, dan kutub negatif jika yang diukur adalah tegangan DC (Direct Current).

Kebanyankan sel listrik menghasilkan tegangan kurang lebih 1,5 Volt. Tegangan sumber listrik PLN adalah 230 Volt.

Di sebuah statsiun pembangkit listrik, tegangan ang dibangkitkan lebih besar diukur dalam satuan Kilo Volt, yang simbol nya kV. 1 kV setara dengan 1000 Volt. Pada saluran transmisi tegangan tinggi tegangannya dapat mencapai 400 kVolt.

Tegangan lebih rendah diukur dalam satuan miliVolt atau mV. Artinya seper seribu Volt. Arus digerakkan untuk mengalir disepanjang rangkaian oleh gaya gerak lsitrik yang timbul antara terminal positif dan terminal negatif baterai.

Tegangan listrik, AC ataupun DC sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari. Hal ini karena banyak peralatan yang beroperasi karena adanya tegangan listrik seperti pompa air, setrika, televisi, radio, mesin cuci, dan banyak lagi peralatan yang bekerja dengan tegangan listrik.

0 comments

Post a Comment