Wednesday, August 05, 2015

Mengadminstrasi Server dalam Jaringan : Memilih aplikasi untuk server

full-96827-3317-splash.jpg (643×482)
Mengadminstrasi Server dalam Jaringan : Memilih aplikasi untuk server - Terdapat beberapa aplikasi untuk server yang ada di Sistem Operasi Debian pada umumnya. 

Aplikasi server dibagi menjadi 2 yakni :
1. Lisenced Application (Berbayar)
2. Free Application (Gratis)

Penggunaan aplikasi pada server tergantung pada kebutuhan user mulai dari jumlah client, jangkauan, jenis layanan, tingkat keamanan dan jenis-jenis OS yang terhubung dengan Server. Berikut beberapa aplikasi untuk server yang tersedia, diataranya :

Print Server

Printe Server merupakan aplikasi untuk server yang berfungsi untuk menangani permintaan printer. Print Server adalah sebuah alat yang terhubung ke perangkat printer dimana printer tersebut dijadikan pusat untuk melakukan proses print dari beberapa komputer yang terhubung melalui jaringan.

Database Server

Database Server merupakan aplikasi server yang menyediakan layanan pengelolaan basis data atau aplikasi basis data dengan menggunakan model jaringan client server. Database server melayani manipulasi data seperti Insert, Delete, Update data berdasarkan perintah atau Query.

Beberapa contoh database server yang cukup populer digunakan di dunia diantaranya Oracle Database, MySQL, ProsgrestSQL, dan MsSQL Server

DHCP Server

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah aplikasi server yang digunakan untuk menyediakan sekumpulan IP Adreess bagi client secara otomatis dengan tujuan utama yakni mempermudah pengalamatan IP Address pada Client.

IP yang diberikan oleh DHCP Server berubah ubah, sesuai dengan konfigurasi server. Server sangat memberikan kemudahan bagi administrator jaringan dalam mengatur IP.

.Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamt ip secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server

DNS Server

Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi server yang mempunyai fungsi menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan sebaliknya. 

Pemetaan alamat IP Address kedalam sebuah Domain bertujuan untuk mempermudah User dalam mencari host tertentu dengan mengetik sebuah alamat URL seperti www.yahoo.co, daripada mengingat IP Address yang berupa angka seperti 66.222.124.65

DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

FTP Server

File Transfer Protocol atau FTP merupakan aplikasi jaringan khususnya server yang memungkinkan terjadinya pertukaran data dalam skala luas seperti internet.

FTP mampu untuk mengirimkan bermacam-macam data seperti MP3, PDF, DOc HTML dan lainnya. FTP Bekerja pada layer transport dalam melakukan transmisinya.

Beberapa macam FTP Server yang sering digunakan saat ini seperti WU-FTPD, VSTPD, FTP, ProFTP

Mail Server

Mail server adalah aplikasi server yang memungkinkan user untuk mengirim serta menerima Surat Elektronik atau EMail. Dalam Mail Server terdapat 3 service yang harus berjalan, diataranya SMTP, POP3, IMAP.

SMTP Simple Mail Transfer Protocol bisa diibaratkan seorang kurir yang tugasnya mengantar surat. Sedangkan untuk membuka Email diperlukan service POP3 atau bisa juga IMAP.

Monitoring Server

Monitoring server merupakan aplikasi server yang memungkinkan administrator untuk melihat informasi seputar jaringan, CPU dan perangkat hardware selama 24 jam dan 30 hari. Monitoring server juga mampu untuk melihat penggunaan memory secara detail.Beberapa monitoring server dalam debian diantaranya Munin, zabbix dll

NTP Server

NTP atau Network Time Protocol merupakan aplikasi server yang berfungsi untuk menyamakan waktu diserver dengan client.

Samba Server

Samba server merupakan aplikasi server yang berbasis protokol SMB dengan OS platform Linux, Unix, BSD untuk menyediakan layanan sharing data dan printer pada jaringan lokal.

Samba server juga memungkinkan untuk melakukan sharing data, printer dll lewat OS Lain seperti Windows.

Proxy Server

Proxy server merupakan server penengah untuk melayani permintaan dari client untuk mencari resource server lainya. Proxy server mempunyai beberapa fungsi, diatarnaya
  1. Mempercepat akses situs
  2. Manajemen bandwidth
  3. Memblok situs
  4. Caching situs
  5. dll

SSH Server

Secure Shell atau lebih dikenal dengan SSH merupakan protokol jaringan yang berfungsi untuk Remote Login secara aman. SSH lebih aman dibandingan dengan Telnet. SSH melakukan enkripsi saat berjalan.

Web Server

Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. 

Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. 

Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. 

Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server. Itulah yang disebut Web Server. 

0 comments

Post a Comment